Lagi Pandemi C0r0na, ASN di NTT Malah 'Ngamar' dengan 4 PSK

Lagi Pandemi Corona, ASN di NTT Malah 'Ngamar' dengan 4 PSK

Polisi dan TNI di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, menciduk 2 laki-laki dan 5 perempuan pekerja seks komersil (PSK) di salah satu hotel di Ruteng, Rabu malam 8 April 2020.
Para pelaku terdiri dari seorang pria Aparatur Sipil Negara ASN  berusia 55 tahun berinisial SS, seorang pihak swasta (24 tahun) dan lima orang remaja perempuan berusia 15-18 tahun. Tujuh orang itu diciduk ketika tim dari TNI dan Polri sedang melaksanakan razia di beberapa lokasi yang biasa dijadikan tempat mangkal untuk membubarkan kerumunan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.
"Dua orang pria dan lima orang kawanan PSK ditangkap sedang berhubungan badan di dua kamar yang saling bersebelahan di Hotel Bunga di Kelurahan Watu," kata Bripka Dharma, petugas Bhabinkantibmas Kelurahan Watu, yang memimpin penangkapan itu, Kamis 9 April 2020.
"Di kamar 01, ada perempuan satu orang dan laki-laki satu orang, tapi di kamar 02 satu laki-laki bermain dengan empat orang perempuan," tambah Bripka Dharma.
Lima orang remaja ini, lanjut Dharma, ada yang berstatus pelajar, juga ada yang sudah putus sekolah, rata-rata berusia 16-18 tahun. Para remaja ini 'dipesan' melalui internet dengan tarif Rp700 ribu per orang.
"Kalau perempuan semua di-booking melalui Facebook," ujarnya.
Dua pria hidung belang dan lima orang PSK ini kemudian digelandang ke Mapolres Manggarai untuk didata dan diberi pembinaan. "Para pelaku ini bikin pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan. Apalagi saat ini pemerintah lagi gencar melakukan sosialisasi penaggulangan Covid-19," ujarnya.
Menurut Bripka Dharma, SS adalah ASN aktif yang bertugas di Kecamatan Elar Selatan, Manggarai Timur. Sedangkan beberapa remaja yang bersama SS di kamar yang sama sebelumnya pernah ditangkap di kamar kos-kosan di Ruteng.
Laporan Jo Kenaru/ Manggarai-NTT