Kasus Pria Diikat di Jembatan Ternyata Rekayasa, Biar Terlihat Dirampok Agar Tak Jadi Nikah


Bak fenomena prank di kalangan YouTuber, pemuda 24 tahun berinisial KM yang sempat membuat heboh dengan mengaku dirampok dan diikat di bawah jembatan Desa Alue Nireh, Kecamatan Peureulek Timur ternyata hasil rekayasanya sendiri.
Pria asal Desa Alue Dalam, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur tersebut sengaja menciptakan skenario perampokan itu agar bisa batal menikah dengan calon istrinya.

Jadi, KM masih belum memiliki dana untuk pesta pernikahannya. Bahkan, hantaran mas kawin 13 mayam yang telah dijanjikannya baru diberikan dua mayam pada sang gadis pujaan hati.

“Waktu pernikahan bulan depan ini. Sisi lain, dia (KM) belum memiliki uang untuk menikah. Maka dia merekayasa seakan-akan dirampok. Cerita emas dan uang yang dirampok itu buat emas kawin,” terang Kasat Reskrin Polres Aceh Timur, AKP Dwi Arys Purwoko melalui siaran pers pada Kamis (19/3). Demikian melansir today.line.me.

Untuk semakin meyakinkan telah menjadi korban perampokan, KM masuk ke bawah jembatan dan bergulingan di lumpur. Lalu mengikat sendiri tangannya, setelah itu berteriak minta tolong hingga akhirnya berhasil ditemukan oleh warga setempat.

“KM sudah mengakui semua ceritanya itu bohong. Semata-mata agar tak jadi menikah atau ditunda pernikahannya,” kata AKP Dwi Arys Purwoko.