Kisah Pendiri Vanila Hijab yang Bermodal Nekat Cetak Omzet Miliaran Rupiah

Pendiri Vanila Hijab, Atina Maulina

Wanita muslim modern tentu tak asing dengan nama Vanila Hijab. Sebagai salah satu brand lokal besutan dua anak muda, Vanila Hijab mampu menjadi daya tarik bagi kaum wanita di Indonesia.
Bisnis hijab di Indonesia merupakan hal yang menjanjikan. Karena itu, tak heran jika Vanila Hijab bisa menarik hati para wanita muslim di Tanah Air. 
Pasalnya, Indonesia merupakan salah satu negara di dunia dengan populasi penduduk beragama islam, sehingga pangsa pasar bisnis hijab menjadi peluang sangat menarik.
Orang Indonesia yang gemar belanja juga menjadi pertimbangan banyak pelaku bisnis fashion muslim di Indonesia. Bahkan, pemerintah telah menargetkan Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia. 
Hal ini berangkat dari banyaknya pelaku bisnis fashion muslim yang mampu unjuk gigi di panggung internasional. Meski begitu, bukan berarti produk lokal seperti Vanila Hijab tak bisa bersaing di dunia hijab Tanah Air.

Dirikan Vanila Hijab saat sakit

dua orang wanita berhijab tengah membahas bisnis
Atina Maulina, Founder Vanila Hijab, telah mendirikan brand tersebut sejak tahun 2013. Namun, Atina saat itu harus menelan pil pahit karena mengidap penyakit rheumatoid arthritis, yang membuat kekuatan tulangnya menurun drastis. 
Dengan kenyataan tersebut, dia harus rela impiannya pupus untuk mengeyam pendidikan di Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung.
Menerima kenyataan pahit, tak membuat semangat Atina atah arang. Dia pun berusaha keras untuk terus menumbuhkan semangat, hingga akhirnya Atina mendapat inspirasi dari sosial media Instagram. 
Dia melihat berbagai banyak pebisnis hijab yang sukses dan dikagumi banyak orang. Dari situ, terlintas dalam benaknya untuk menjalankan bisnis hijab secara online
Dengan keterbatasan modal dan tempat, Atina langsung meminta bantuan sang bunda untuk diantar mencari bahan hijab di Pasar Mayestik, Jakarta. 
Gak memikirkan gengsi, Atina tak sungkan menjelajah tiap toko kain di pasar. Bahkan, Atina meminta izin mengabadikan kain tersebut untuk di-posting di media sosial. Setelah mendapat order, kain tersebut baru akan dibelinya.
Atina pun mulai menjalankan bisnisnya dengan membuka sistem pre order. Pada saat itu, Vanila Hijab hanya diproduksi dari tukang jahit keliling yang biasa mangkal di depan rumahnya. 
Perlahan tapi pasti, bisnis Atina berkembang pesat dan dibantu oleh kakak perempuannya, Intan Kusuma Fauzia. Saat ini, Atina mampu memproduksi puluhan ribu potong jilbab setiap bulan dengan omzet mencapai miliaran rupiah setiap bulan. 
Jilbab kreasi Vanilla Hijab ini dijual dengan kisaran harga Rp 50.000 hingga Rp 200.000. Hingga saat ini, Atina menjalankan bisnisnya bekerja sama dengan 75 penjahit dari yang awalnya hanya satu orang penjahit keliling.

Promosi online menarik konsumen

dua orang perempuan berhijab sedang mempromosikan bisnisnya secara online
Sebelum populer seperti sekarang, Atina melakukan promosi secara mandiri melalui media sosial. 
Bahkan, dia melakukan spamming terhadap posting-an populer dengan komentar untuk mempromosikan produknya. Hal tersebut dilakukannya karena pada saat itu tren belanja online dan media sosial mulai booming.
Tak butuh waktu lama, hari demi hari promosi tersebut Atina lakukan dengan penuh semangat, hingga akhirnya followers pada akun media sosial Vanila Hijab terus bertambah. Tercatat hingga hari ini, jumlah followers akun Instagram Vanila Hijab mencapai 1,2 juta orang.
Setelah berhasil mendatangkan pembeli melalui media sosial, Atina dan kakaknya pun mulai merambah e-commercemarketplace, dan situs jual beli pribadi untuk menambah jumlah konsumen hingga pesanan.

Berbisnis usia muda diremehkan

Dua orang perempuan muslim muda
Berbisnis di usia muda memang tidak mudah. Selain dianggap masih memiliki usia yang belum cukup matang, kerap dinilai minim pengalaman. 
Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan kesempatan, maka seseorang akan menjadi pribadi yang matang dalam bisnis dan mampu membuat keputusan tepat di industri ini.
Seperti halnya yang dialami Atina Maulina yang memulai bisnis Vanila Hijab sejak usia 20 tahun. Bahkan, dia tidak memiliki basic atau latar belakang ilmu fashion muslim.
Sehingga, langkah Atina dan Intan sering mendapatkan kata-kata yang cenderung meremehkan bisnis yang digeluti.
Meski sering diremehkan, Atina tak pantang menyerah. Dia menganggap hal itu sebagai doa dan lecutan semangat agar lebih giat lagi berbisnis.
Dalam bisnis hijab ini, Atina pun kerap menghadapi masalah plagiat. Namun, dia tak ambil pusing dengan persoalan tersebut dan enggan menanggapi persoalan ini. Dia lebih memilih fokus terhadap bisnisnya agar tidak pecah.
Atina beranggapan, setiap merek dan brand pasti memiliki ciri khas masing-masing dan masalah rezeki sudah ada yang mengatur.
Salah satu hal yang menjadi fokus utamanya adalah melakukan inovasi produk yang disukai pelanggan, dan memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen.
Bahkan, bukan hanya fokus pada bisnis, Vanila Hijab juga berupaya memberikan manfaat bagi banyak orang seperti mempekerjakan penjahit keliling, membantu pegawai yang sempat putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikannya.
Hingga ikut berbagi dengan saudara Muslim di wilayah paling timur nusantara, khususnya para penghapal Alquran.

Menggeluti bisnis fashion muslim

Itulah kisah Atina Maulina dan Intan Kusuma Fauzia, dua orang kakak adik yang menggeluti bisnis fashion muslim Vanilla Hijab. 
Kalau kamu tertarik menggeluti bisnis hijab, bisa belajar dari Atina dan Intan yang mengawali bisnis fashion muslim tanpa memiliki banyak modal ataupun berlatar belakang dunia tersebut.
Tapi, keduanya bisa meraih keuntungan besar dari brand Vanilla Hijab yang didirikan. Jadi, bukan gak mungkin untuk kamu mengikuti langkah mereka.
Hanya saja, kalau kamu masih bingung atau ragu, ada beberapa kisah inspiratif lainnya dari pelaku industri fashion muslim yang bisa diikuti. Mereka tak hanya berlatar belakang publik figur, kalangan biasa pun sudah berhasil menggeluti bidang ini.
Kamu bisa membaca kisahnya seperti yang dialami Intan Hapsari, pebisnis hijab yang bermodal uang saku hingga beberapa artis Tanah Air seperti Laudya Cynthia Bella hingga Zaskia Sungkar yang sukses dengan bisnis hijab mereka.
Semoga kamu bisa memetik kisah sukses yang ditorehkan mereka semua. Selamat meraih kesuksesan dengan bisnis fashion muslim! (Editor: Chaerunnisa)