Gara Gara Terbuai Rayuan Manis, Siswi SMA Cantik Asal NTT Ini 2 Kali Dinodai Pacar, Lalu Ditinggal Kabur

Terbujuk Rayuan Manis, Siswi Cantik Asal NTT Ini Pun Terbuai, 2 Kali Dinodai Sang Pacar, Lalu Ditinggal Kabur - Kolase/Ilustrasi
Terbujuk rayuan manis sorang pria, siswi cantik Asal NTT Ini Pun Terbuai, 2 Kali Dinodai Sang pacar, Lalu Ditinggal Kabur.
M (16), seorang siswi sebuah SMA di Kabupaten Ende, Flores, NTT menjalin asmara dengan seorang lelaki bernama MA (21) yang ternyata berstatus pengangguran.

Akibat dari rayuan gombal yang dilancarkan MA, M harus merelakan keperawannya melayang.
MA berhasi menodai M di dua tempat berbeda pada akhir tahun 2019, setelah merasa puas menodai siswi M, pada bulan Oktober dan Desember 2019, MA pun menghilang. Ia kabur entag kemana.
Merasa dicampakan tanpa kejelasan, M alami depersi ia terlihat mengalami perubahan sikap. Ujung-ujungnya M malas ke sekolah dan meminta untuk pindah sekolah.
Terakhir, M pun kabur dari rumahnya. Setelah dicari-cari, akhirnya diketahui M berada di rumah orangtua MA.
Selidik punya selidik, akhirnya M mengakui dirinya telah dinodai lelaki bernama MA.
Namun, sampai awal tahun 2020 ini, MA tak lagi bisa dihubungi.
Keluarga M pun menjadi geram. Akhirnya pada tanggal 29 Januari 2020 lalu, keluarga M melaporkan hal ini ke Polisi.
“Korban dan pelaku berstatus pacaran sehingga pelaku mengiming-imingi korban bahwa akan bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukan kepada korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Lorensius melalui Kanit PPA Reskrim Polres Ende, Aiptu Pua kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (18/2/2020).
Sampai saat ini, Polisi masih memburu MA yang telah berstatus buron tersebut.
Dikatakan meskipun perbuatan pelaku kepada korban bukan dengan cara-cara kekerasan namun karena korban masih dibawah umur maka pelaku tetap menjalani proses hukum.
“Saat ini kasusnya sedang dalam proses lidik karena pelakunya kabur,” kata Aiptu Pua.
“Orangtua korban yang tidak terima atas perlakuan pelaku kepada anaknya lalu melaporkan kejadian kepada polisi,” jelas Aiptu Pua.