Sayangi Orang Tua Kita Ketika Mereka Masih Ada



Begitu nyaring dan lantangnya suara alarm, memaksaku untuk beranjak dari tempat tidur ini.
Sudah terbayangkan betapa dinginnya air yang akan membasuh seluruh tubuhku.
Ya, aku harus melawan rasa malasku untuk bekerja, ini adalah kewajibanku demi memenuhi apa yang aku butuhkan.
Meski terkadang, rasanya menyita seluruh kebebasanku, tapi ini tidak sebanding dengan pengorbanan kedua orangtuaku .
Mereka yang bertanggungjawab untuk kebutuhan anak-anaknya dari saat kecil hingga sudah mulai bekerja. Apakah kamu masih tega membebankan semua pada mereka?
Tidak semua dari kita berasal dari keluarga kaya atau terpandang, semua yang kita capai hingga saat ini adalah buah dari hasil kerja keras kita.
Begitu banyak pengorbanan dan cobaaan untuk kita melewati masa-masa suram, tapi janji Tuhan lebih indah dan pasti.
Mereka adalah orangtua terbaik bagi kita, ada begitu banyak doa yang selalu mereka sisipkan di setiap hembusan nafas mereka.
Begitu juga doa kita seharusnya untuk kebahagiaan mereka.
Tidak kah terbesit di benakmu betapa tulusnya rasa sayang mereka saat mendengarkan ocehan polos kita di kala kecil? Mengajarkan banyak hal hingga kamu tau bagaimana caranya berbicara dan berjalan.
Ah, ini seperti aku seseorang yang sangat durhaka ketika aku tak mendengar perintah mereka.
Tentu hampir sebagian besar dari kita pernah membuat mereka kesal, berbohong pada orangtua atau tak sengaja bersikap kasar.
Sayangi mereka ketika mereka masih ada, ketika mereka masih bisa engkau peluk.
Karena ada begitu banyak orang yang hanya dapat mengadu melalui doa.
Dan betapa perihnya menghabiskan hari-hari besar tanpa orangtua.
Sumber: Hipwee.com