Malu Kerena Anaknya Tidak Seperti Yang Lain, Kedua Anak Ini Dibuang Orang Tuanya

Suara.com - Belum tuntas kasus bayi perempuan yang dibuang ibunya, Mira Haryati (18), di Jakarta Timur, muncul lagi kasus baru. Siang tadi, Senin (8/2/2016), mayat bayi berjenis kelamin lelaki ditemukan di Kali Baru, Jalan Raya Bogor, kilometer 23, perbatasan Kelurahan Rambutan, Ciracas. Lokasinya tak jauh dari Rumah Sakit Harapan Bunda, Pasar Rebo.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Jakarta Timur Komisaris Husaimah geleng-geleng kepala sebagai tanda tak habis pikir dengan perilaku orangtua tega membuang bayi.
Mira membunuh dan membuang bayinya karena malu dan takut ketahuan punya anak karena dia belum punya suami. Untuk kasus bayi yang dibuang di dekat RS Harapan Bunda, polisi belum tahu motifnya karena orangtuanya belum ketemu.
Agar kasus tersebut tak terulang, Husaimah mengimbau agar para orangtua memperhatikan anak-anak mereka.
"Orangtua harus aktif mengawasi anak. Dengan siapa berteman. Kalau perlu, kalau anak punya pacar, orangtua harus tahu siapa pacarnya, pendidikannya, pekerjaan, dan lain sebagainya," kata Husaimah kepada Suara.com, Minggu (8/2/2016).

"Jadi perlu dibangun, sejak dini komunikasi ortangtua dan anak agar anak selalu terpantau," kata Husaimah.Kalau anak di luar rumah dan pulangnya di luar batas kewajaran, orangtua harus tahu apa aktivitas mereka.Husaimah mengingatkan sekarang sudah zaman serba canggih. Anak-anak mudah terpapar hal-hal negatif melalui media sosial, televisi, radio, dan media cetak serta teman-teman.

"Makanya kita perlu ikut terlibat sejak dini dalam kehidupan mereka dan membatasi. Kita jangan sibuk dengan dunia kita sendiri dan lupa mendampingi anak," katanya.Di tengah kondisi itu, orangtua harus meningkatkan kewaspadaan, kata Husaimah.